• Purchasing Management – Komponen Harga

    Supplier datang menemui Anda, dan menyatakan bahwa harga produknya harus dinaikan, karena ada material utama produksinya yang mengalami kenaikan harga. Tentu saja Anda sebagai seorang Purchasing yang handal, akan melakukan validasi, analisa, negosiasi, cari solusi dan lain nya. Tetapi pertanyaanya, apakah harga ditentukan oleh komponen atau COST? Apakah kenaikan cost selalu direspon dengan kenaikan harga?

    Harga secara garis besar ditentukan oleh tiga faktor utama yaitu

    1. Cost

    Memang benar perubahan di biaya akan berpengaruh kepada laba perusahaan, yang nantinya akan mempengaruhi harga. Tetapi perlu diketahui berapa persentase kenaikan biaya itu terhadap total cost biaya produksi. Contoh, material A yang secara total cost hanya berkontribusi 10%, kenaikan harga material A sebesar 20%, hanya berimbas 2% terhadap total cost. Seorang purchasing harus paham komponen cost produksi barang yang akan dibeli. Paling tidak komponen cost yang utama saja.

    • Persaingan

    Komponen cost, belum tentu mempengaruhi harga secara keseluruhan. Tingkat persaingan juga mempengaruhi harga. Pemasok yang monopoli, akan lebih leluasa menentukan harga. Pemasok yang barada dalam tingkat persaingan yang tinggi belum tentu akan menyesuaikan harga jika komponen cost nya nail. Mereka rela untuk mengorbankan tingkat keuntungannya, asal jumlah pesanan tetap. Perusahaan yang baru mulai dan ingin menjadi rekanan, biasanya memberikan diskon harga agar menarik. Dan berusahaan memberikan benefit ke perusahaan dalam bentuk variable harga. Nah, seorang purchasing, harus tetap terus menjaga dan meningkatkan persaingan diantara pemasok, agar pemasok bersaing dan memberikan benefit ke perusahaan. Jika pemasok hanya dua atau tiga, tingkat persaiangan akan berbeda dengan jumlah pemasok 5 atau 6. Tetapi kebanyakan pemasok, juga akan membuat tidak efisien. Jadi banyak perusahaan yang mempertahankan jumlah pemasok sekitar 5 pemasok yang handal. Sebagai ilustrasi jika kebutuhan perusahaan 100 unit dan memiliki 20 pemasok, maka jika seandainya perusahaan membagi rata kebutuhanya ke pemasok, masing-masing pemasok mendapat pesanan sejumlah 5. Tetapi jika perusahaan, mengelola hanya 5 pemasok, masing-masing pemasok akan mendapat 20 pesanan. Jumlah pesanan makin tinggi, harga bisa lebih murah. Jadi pilih sedikit pemasok tapi handal dan terus ciptakan persaingan.

    • Persepsi

    Bagaimana pemasok mempersepsikan perusahaan akan berpengaruh terhadap harga. Persepsi mempengaruhi harga. Contoh Jika kita membeli kopi di warung pinggir jalan, harganya akan berbeda jika membeli kopi di restoran, atau di hotel, walaupun kopinya sama. Apalagi diberi merek dengan bahasa Inggris. Demikian juga dengan pemasok, pemasok akan lebih suka memasok barang ke perusahaan yang sudah punya nama besar, karena dapat menjadi referensi untuk ke pelanggan yang lainnya. Pemasok akan rela mengorbankan margin agar tetap dapat memasok ke perusahaan besar, walaupun ada kenaikan harga. Pemasok akan lebih suka memasok ke perusahan yang terus berkembang, yang proses pembeliannya mudah, yang pembayaranya cepat, yang puchasingnya baik dan lainnya. Jadi purchasing harus bisa menciptakan persepsi yang positif kepada pemasok, membuat pemasok senang menjual ke perusahaan. Ini disebut juga Procurement Marketing, yaitu menerapkan ilmu marketing ke dalam proses purchasing

    Jadi kesimpulannya, harga tidak hanya ditentukan oleh cost, ada variable lainnya yaitu persaingan dan persepsi. Bagaimana purchasing terus menciptakan persaingan dan membangun persepsi akan juga dapat mempengaruhi harga pemasok.

    Jika Anda ingin lebih memperdalam konsep dan aplikasi Procurement Marketing, dan Membangun Persaingan serta mengelola pemasok, Anda bisa mengikuti pelatihan di DMTc Training. Hubungi kami di 0878 8299 2123 atau admin @ dmt-id com untuk informasi lebih lanjut. Kunjungi website kami dmt-id.com.

    Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *