• Management dan Akuntansi – Aset Tetap : Bagian 1 – Definisi

    Apakah Aset Tetap itu ?

    Menurut PSAK 16 tahun 2009, aset tetap adalah aset yang berwujud yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi, penyediaan barang atau jasa, untuk direntalkan kepada pihak lain atau untuk tujuan administratif; dan diharapkan untuk digunakan selama lebih dari satu periode.

    Jadi karakteristik aset tetap adalah berwujud, jika tidak berwujud maka akan dikelompokan menjadi aset tidak berwujud. Dan memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun.

    Tetapi dalam PSAK 16 tersebut tidak memberikan batasan nilai. Bisa saja sebuah kalkulator yang nilainya hanya puluhan ribu, karena masa manfaat lebih dari satu tahun, dikelompokan menjadi aset tetap. Oleh sebab itu dibanyak perusahaan, secara praktisnya memberikan batasan nilai. Contoh : setiap pembelian bernilai diatas Rp 10 juta dan masa manfaat nya lebih dari satu tahun, maka akan dikelompokan menjadi aset tetap.

    Jadi pembelian barang yang bernilai dibawah batas nilai tersebut dan memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun, akan dicatat sebagai biaya. Tapi karena masa manfaat nya lebih dari satu tahun, perlakuan terhadap fisik dari kelompok ini, disamakan seperti aset tetap. Seperti diberi tagging, dicatat dan diperiksa (aset opname) setiap tahunya. Untuk menghindari kehilangan, mengetahui kondisinya dan lainnya.  Kelompok ini biasa disebut dengan Expendeble Aset

    Kelompok aset tetap dapat berupa mesin, bangunan, tanah, peralatan, kendaraan, furnitur dan lainnya. Aset tetap tersebut akan disusutkan selama masa manfaatnya, dan penyusutannya dibebankan sebagai biaya. Kecuali kelompok aset tetap tanah tidak disusutkan.

     

    Related Articles

    Risiko dan Pengelolaan Aset Tetap

    Post Tagged with ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *